ART & CULTURE

DOA KIAI JADI LAGU SARAT PESAN KEBANGSAAN, YANG 7 TAHUN MENGHILANG PUN KINI DATANG DI I SEE FEST 2019 SEMUA MEMBAWA PESAN PERDAMAIAN

JakartaARSNewsy,-

Belum lagi perhelatan dilaksanakan dari event terbesar Indonesia’s Most Enjoyable Outdoor, Indonesia Senayan Festival (I See Fest ) 2019 yang pertama kalinya ini, sudah memberikan kejutan kejutan yang luarbiasa. Hal tersebut lantaran diantaranya ada doa dari  sang Kiai Maruf Amin saat di Kota Palu, yang digarap sangat apik baik lirik dan aransemen lagunya oleh duet musisi dan seniman dari ISI Yogyakarta, yakni Faris dan Korkusi, bakal meramaikan panggung I See Fest 2019.

Dan kejutan lainnya, datang dari hadirnya Pinkan Mambo yang sudah tujuh tahun menghilang untuk memberikan Pelayanan Rohani, dan kini datang untuk memberikan pelayanan di I See Fest 2019 lewat kemampuan olah vokal yang dimilikinya.

Demikian semua hal tersebut mengalir mengejutkan saat diperkenalkannya sejumlah penyanyi dan para personil band yang akan mengisi perhelatan I See Fest 2019 yang bakal di helat 27 September 2019 hingga 6 Oktober 2019 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, seperti diantaranya Faris, Band Getah dengan vokalis barunya Philips, Pinkan Mambo dan Drestanta dari Andsee Sweet Band.

Selain Faris yang akan membawakan Lagu dari Doa Kiai Maruf Amin dan Pinkan Mambo dengan sejumlah lagu hits nya serta single terbarunya, I See Fest 2019 juga diramaikan Getah (Pop Rock) Band dan Andsee Sweet Band. Dimana Getah Band lewat vokalis anyarnya Philips pun akan membawakan rilis terbarunya bertajuk Koma (with electronics instrumen taste), yang lebih galau dari single single sebelumnya. Sedangkan Andsee Sweet Band lewat vokalisnya Drestanta menyatakan akan menampilkan kejutan kejutan dari lagu lagu dan aksi panggung mereka nanti.

Dengan mengusung konsep International Creative Culture – Outdoor Festival, perhelatan ini, papar Brian selaku penyelenggara dari Five Events (PT.Lima Armada Utama) menghadirkan beragam fitur mulai dari produk kreatif, kuliner, kegiatan luar ruang, travel dan pameran budaya dalam dan luar negeri yang dapat menjadikannya pilihan destinasi keluarga sepanjang dua pekan perhelatan.

BACA JUGA :  GUNUNG KEMUKUS KISAH DIBALIK KIRAB PENCUCIAN KELAMBU MAKAM PANGERAN SAMUDRO

Inilah festival luar ruang pertama di Indonesia yang cukup komplet, beragam dan terjangkau, sesuai minat serta lifestyle masyarakat perkotaan, lanjut Brian, apalagi I See Fest 2019 mengangkat tema Experience of Ambience, dimana nantinya akan terbagi ke dalam delapan area yang memiliki karakter, kreatifitas dan menarik seperti Avenue of the World, Travel Around the World, Hobbyist Heaven, Sport Till You Drop, Stree Food Arcade, Market Place Corner, Playground at the Park, serta Mini Racing Area.

Disamping I See Fest 2019 juga mengangkat Hybrid Festival yang menggusung Art and Light Festival, Outdoor Cinema, Creative Art Display, Gathering Community, dan Tuning and Modification. Selain juga disemarakan hadirnya 120an Booth dan 20an Food Truck. Dan untuk Harga Tanda Masuk (HTM) sangat terjangkau yakni Rp 25.000 (Weekday Only) dan Rp 35.000 (Weekend Only), termasuk juga tengah dijajakinya untuk ‘free ticket’ di happy hour time.

Bagi Herry ‘Koko’ Santoso, selaku CEO Deteksi Production, serta pengagas Republik Community, I See Fest 2019 memberikan warna yang berbeda terhadap festival festival musik lainnya yang pernah ada, karena dikemasnya sangat komplet dan penuh keragaman. Sehingga atmosfer festival ini juga sangat berbeda. Disinilah nantinya ajang bertemunya para musisi band, penyanyi, fans, para jurnalis dan masyarakat umum yang mengidolakan para penyanyi dan musisinya.

“I See Fest 2019 secara tak langsung telah memberikan ruang yang luas bagi Republik Community ini hadir dari Sabang hingga Merauke lewat 100an Band yang hadir, dan hadirnya para penyanyi dan musisi mulai dari nasional, lokal hingga profesional. Disinilah ajang dimana para penyanyi dan musisi band saatnya memberikan yang terbaik buat mereka sebagai bagian dari musik Indonesia yang lebih maju,” tegas Herry Koko.

BACA JUGA :  KAJIAN ESTIMASI EKONOMI KARYA GNI SENILAI RP. 1 TRILIUN PAMERAN KOLEKSI NASIONAL JADI AGENDA DUA TAHUNAN

Tak heran bila atmosfer festival ini sudah bisa dirasakan nuansanya, bahkan seperti musisi Faris yang telah mengubah Doa KH Maruf Amin menjadi sebuah aransemen lagu bertajuk ‘Kerukunan Bangsa’ untuk dapat dihadirkan di festival yang bakal menghimpun 400.000 pengunjung ini.

Bahkan, Faris berharap Calon Wakil Presiden RI KH Maruf Amin nanti bisa hadir di kegiatan I See Fest 2019 tersebut. Sekaligus untuk memberikan pesan kepada dunia dan khususnya bangsa Indonesia untuk senantiasa menjaga Perdamaian. Seperti pesan yang pernah diucapkan oleh KH Maruf Amin bahwa, “Tunjukkan pada Dunia bahwa Kita Tidak Bisa Di Adu Domba”.

Begitu pula bagi Pinkan Mambo, yang hadir di festival ini sebagai ajang ‘comeback’ nya, yang tidak saja memberikan aksi panggungnya semata, namun juga membawa pesan buat Perdamaian, Berkat dan Kebaikan untuk seluruh masyarakat. Pinkan Mambo pun secara jelas memberi pesan bahwa di tengah tengah badai kebangsaan ini kita harus tetap bergandengan tangan. Sekaligus berharap bahwa kegiatan I See Fest 2019 bisa menjadi dampak yang positif buat masyarakat dan menjadikan kebaikan yang utama dari segala perbedaan perbedaan yang ada. Jadi meski berbeda beda tetap bergandengan tangan, itu baru Keren namanya, pesan Pinkan Mambo.

(tjo; foto pung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *