WOMEN INSIGHT

ANTARTIKA BENUA KE-7 INGIN DITAKLUKAN NAILA NOVARANTI TOREHKAN PEREMPUAN PERTAMA ASIA DAN INDONESIA

JakartaARSNewsy,-

Naila Novaranti, penerjun payung perempuan yang telah menaklukan 6 benua di dunia dengan aksi terjun payungnya, bertekad touch down di Antartika, sekaligus menjadi benua ke 7 yang akan ditaklukannya. Antarktika yang akan ditaklukannya Desember 2019 nanti, adalah tempat terdingin di Bumi dengan suhu mencapai -85 dan -90 derajat Celsius di musim dingin dan 30 derajat lebih tinggi di musim panas.

“Aku belum pernah ke sana, aku ingin sekali menjadi penerjun pertama yang mengibarkan bendera Indonesia di tujuh benua. Dan Antartika adalah benua terakhir yang ingin aku kunjungi”, kata Naila Novaranti saat di temui disela sela Kongres Diaspora di Jakarta (10-13 Agustus) untuk berbagi pengalamannya.

Bagi Naila, aksinya ini merupakan sebuah tantangan untuk menghadapi setiap ketakutan ketakutan yang harus dihadapinya, khususnya terhadap perubahan cuaca yang bisa datang seketika apalagi untuk menaklukan benua terdingin ini. Benua Antartika merupakan medan tersulit yang akan ia jejaki.

Seperti diketahui, bagian tengahnya Antartika dingin dan kering serta hanya mengalami sedikit curah hujan. Turunnya salju juga terjadi di bagian pesisir, dengan catatan tertinggi 48 inchi dalam 48 jam. Hampir seluruh benua ini diselimuti es setebal rata-rata 2,5 kilometer. Antarktika memiliki kelembaban rata-rata terendah, suhu rata-rata terendah di antara semua benua di bumi, benua tertandus, benua berangin terkencang, dan memiliki elevasi rata-rata tertinggi dari semua benua.

Naila Novaranti, penggemar memasak yang ingin memiliki restonya sendiri, juga penggemar football, scubing, serta juga penyayang binatang ini, merupakan atlet penerjun payung asal Indonesia, yang namanya viral saat menjadi penerjun perempuan  pertama Indonesia ke Gunung Everest.

Perempuan yang pernah bekerja di perusahaan minyak ini mulai menekuni bidang terjun payung saat dirinya bekerja di salah satu perusahaan terjun payung di Amerika. Dan tanggal 16 November 2018, setelah ditantang temannya terjun payung, Naila bersama suaminya Dominic Hayhurst dan dua kameramen melakukan perjalanan ke Everest selama 4 hari dan mengibarkan bendera Merah Putih. Dari prestasinya tersebut, TNI AU memberikan brevet kehormatan kepada Naila. Kini ia melatih terjun payung kalangan sipil dan militer di 46 negara.

BACA JUGA :  AYU KYLA BERSAMA GAVRA MANDIRI AKAN LAKUKAN PENDAMPINGAN KELUARGA KORBAN KEBAKARAN LAPAS TANGERANG

Akankah Naila mampu menaklukan ketakutan ketakutannya terhadap cuaca ekstreem Antartika? Atau akankah Antartika yang akan menaklukan dirinya?

Semakin kecil area touch down-nya, semakin sempit celah untuk mencapai titik touch down, semakin pendek jarak payung terjun dikembangkan untuk sampai di titik touch down dan tentunya semakin ekstreem cuaca yang dihadapi saat touch down, maka semakin besar ketakutan yang harus dihadapi dan dialaminya. Tapi dengan pengalaman jam terjun payung yang dimilikinya, tetap fokus dan berserah sepenuhnya pada Tuhan Yang Maha Esa, maka semua akan indah pada waktunya, jelas Naila mengungkapkannya.

Semoga Naila Novaranti mampu menorehkan Perempuan Pertama Asia dan Indonesia di Antartika, sekaligus Perempuan Pertama Indonesia yang mampu menaklukan 7 Benua dengan terjun payung ekstreemnya.

(tjo; foto dok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *