ART & CULTURE

GAWAI NABEI DIMATA VICTOR FIDELIS

BengkayangARSNewsy,-

Dayak Bidayuh dalam jepretan fotografer Victor Fidelis adalah semesta “Gawia Nibakng”. Yakni, ritual sakral pembuktian rasa syukur mendalam pada para leluhur di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat atas panen raya padi. Aktifitas ini tenar dengan sebutan Gawai.

Victor, memanggungkan Nabei, upacara magis penyambutan tamu atau yang lain, Ngtapies, simbol keberanian suku ini dengan tradisi memotong bambu besar menggunakan Mandau, sampai Aol Ka’paswe, tradisi memanjat batang bambu, layaknya panjat pinang namun dengan posisi terbalik, mereka menantang ruh-ruh halus.

Yang menarik, prosesi ritual ini menampilkan parade, penanda bendera-bendera Malaysia,– tentu selain Indonesia, yang memaksa kita menoleh sejenak pada konsep archtypes, dari Jungian model, bahwa ketidak sadaran kolektif membawa ratusan tahun ikatan yang intim. Yang sakral maupun yang profan, bahkan jauh sebelum entitas negara-negara modern yang disebut Indonesia atau Malaysia lahir.

Dayak Bidayuh menjorokkan ambang sadar; mereka menetap diperbatasan Serawak-Kalimantan Barat, yang tentunya membuka esensial pertanyaan: perjumpaan intens ratusan tahun menyimpan ketegangan atau justru ungkapan persahabatan yang abadi? Ke-Melayuan atau ke-Dayakan dalam bingkai NKRI, selalu membawa dua sisi mata uang: keadilan atau kesenjangan pada mereka, Suku Dayak Bidayuh itu?

Karya-karya Victor lainnya, seorang fotografer, aktivis dan pendokumenter yang menelusuri sebagian jejak-jejak yang kaya sub etnis dari 200-an suku-suku Dayak di Kalimantan, terutama di berbagai Kabupaten di Kalimantan Barat, sampai bekerjasama dalam program WWF Indonesia akan hadir di Pameran Besar Seni Rupa 2019, September nanti di Samarinda.

(BamAsr; foto dok

BACA JUGA :  TARI TIMPLONG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *